Ditahan oleh AC Milan 1-1, Leonardo Bonucci: Kami Tidak Puas


Ditahan AC Milan 1-1, Leonardo Bonucci: Kami Tidak Boleh Puas

Indoensiainside.id, Milan – Bek tengah Juventus, Leonardo Bonucci tidak puas dengan hasil imbang 1-1 yang diterima oleh timnya atas AC Milan di semi final pertama Coppa Italia. Bonucci bersikeras, tim sebagus Juventus seharusnya tidak senang hanya dengan hasil seri.

Menurutnya, mencetak gol tandang sangat penting dalam pertandingan yang menggunakan sistem tandang. Namun, tim tidak bisa bangga dengan equalizer injury time.

Karena itu, Nyonya Tua harus melakukan lompatan besar agar dapat terlihat baik dan kompetitif. Meski begitu, undian di San Siro pada Jumat (14/2) dini hari tadi bukanlah hal yang buruk.

"Mencetak gol tandang sangat penting, tetapi tim seperti kami seharusnya tidak senang membiarkan Milan menjadi pembuka. Lebih lanjut, itu membuat pertandingan diragukan," kata Bonucci kepada Rai Sport.

"Kami harus berada di luar bayang-bayang. Semua orang perlu melangkah dan melakukan lebih banyak." Itu (undian) bukan kinerja yang buruk, tetapi Milan mampu memberikan tekanan tinggi dan pada saat itu memaksa kami untuk berbuat lebih banyak, ternyata apa yang kami lakukan selama seminggu terakhir tidak cukup, "katanya.

Bonucci juga mengingatkan kolega dan semua pihak untuk meningkatkan kinerja. Sebab, Juventus mulai memasuki pertandingan-pertandingan penting dalam tiga kompetisi sekaligus, yaitu Serie A (memasuki minggu ke-24), Coppa Italia (semi final), dan Liga Champions (babak 16).

Meski begitu, Bonucci yakin timnya bisa menanganinya dengan baik. Skuat Maurizio Sarri memiliki sejumlah pemain yang mampu menjadi pembeda dalam pertandingan-pertandingan sulit.

"Ada perjalanan yang sulit yang akan kita hadapi April mendatang. Untuk itu, kita harus segera menyelesaikan masalah teknis dan siap menghadapi perjalanan yang sulit," katanya.

Sebagai catatan, Juventus memang mengontrol pergerakan bola sebesar 58 persen. Namun, mereka kurang kreatif dalam menciptakan peluang. Livescore mencatat, Milan mampu melepaskan sembilan tembakan tepat sasaran dan enam lainnya melenceng. Sementara Juventus hanya bisa melakukan empat tendangan tepat sasaran.

Milan lebih dulu unggul berkat cheat Ante Rebic pada menit ke-61. Juventus hanya bisa membalas di akhir pertandingan melalui penalti Cristiano Ronaldo. (ASF)

More From: Indonesia Inside