Menjelang Juventus vs Olympique Lyon: Bisakah Si Nyonya Tua Menang Dua Gol


Kalahkan Sampdoria 2-0, Juventus Mengamankan Scudetto Kesembilan secara berturut-turut

Juventus akhirnya mengamankan gelar Serie A untuk kesembilan kalinya berturut-turut. Foto: Twitter @juventusfc

Indonesiainside.id, Turin – Juventus butuh kemenangan 2-0 atau selisih dua gol atas Olympique Lyon untuk mendapatkan tiket ke perempat final Liga Champions. Leg kedua babak 16 besar Liga Champions akan dimainkan di Allianz Stadium, Sabtu (8/8) dini hari WIB.

Diketahui, Si Nyonya Tua kalah 0-1 dari Lyon pada pertemuan pertama di Stadion Groupama. Tak mudah bagi Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan untuk mengalahkan Lyon dengan selisih dua gol. Apalagi, Stadion Allianz bakal tak berpenghuni saat pertandingan dilangsungkan karena pandemi Covid-19.

Untuk itu, pelatih Juventus Maurizio Sarri meminta agar anak buahnya tidak hanya fokus mencetak gol. Pasalnya, tim tamu memiliki keistimewaan melancarkan serangan balik. Juventus dijamin akan berada di bawah tekanan berat, jika Lyon bisa mencetak gol.

"Tentu saja kami benar-benar membutuhkan permainan yang bagus." Lyon telah tumbuh dan menampilkan permainan yang solid sejak menggunakan tiga level pemain bertahan, "kata Sarri seperti dikutip oleh Football Italia.

"Mereka bermain dengan banyak pemain di lini tengah dan mengandalkan kecepatan serangan balik," ucapnya.

Sarri berharap timnya bisa tetap fokus bertanding. Gelar Scudetto lurus kesembilan harus menjadi motivasi.

“Dengan hasil leg pertama, ini adalah pertandingan yang sangat sulit yang harus kami lewati dengan tenang dan fokus. Sayangnya, kalah di leg pertama berarti kami dipaksa untuk memainkan permainan yang paling cocok dengan pendekatan serangan balik mereka, "katanya.

Sementara itu, pelatih Lyon Rudi Garcia juga meminta timnya untuk tidak berpuas diri dengan keunggulan agregat 1-0. Pasalnya, Juventus dipenuhi pemain dengan mental juara yang cukup pandai memanfaatkan kesalahan lawan.

Bagi Garcia, Juventus bukanlah lawan baru. AS Roma, dalam beberapa musim, menjadi Juvantus & # 39; rival dalam perebutan gelar liga. Karenanya, Garcia meminta timnya untuk menunjukkan tingkat persaingan yang tinggi. Ia yakin, Juventus akan tampil nekat pada laga nanti untuk membalikkan defisit.

“Biasanya ketika Anda memenangkan leg pertama, Anda memiliki peluang lebih besar untuk lolos. Tapi dalam kasus ini, setelah mempertimbangkan kekuatan lawan, saya akan mengatakan peluang lolos masih 50:50, "kata Garcia dalam konferensi pers.

“Mereka memenangkan sembilan gelar Serie A berturut-turut. Itu saja bisa memberi tahu Anda tentang kekuatan Juve. Pertahanan mereka tidak sekuat tahun-tahun sebelumnya. Tentu kami akan mencoba memanfaatkan situasi itu. Kami ingin bermain untuk mencetak gol. Jika itu terjadi, maka akan lebih mudah untuk melarikan diri, ”ujarnya.

Melaju ke perempat final akan membuat Juventus memperpanjang perayaan scudetto kesembilan mereka secara beruntun. Sebaliknya, Lyon juga mengincar gol yang sama semata-mata sebagai penghibur karena gagal menjuarai Piala Liga Prancis usai dikalahkan Paris Saint-Germain lewat adu penalti. (ASF)

PERKIRAAN PEMAIN
JUVENTUS (4-3-3)
Szczesny; Cuadrado, Bonucci, De Ligt, Sandro; Bentancur, Pjanic, Rabiot; Bernardeschi, Higuain, Ronaldo

OLYMPIQUE LYON (3-1-4-2)
Lopes; Dubois, Denayer, Andersen; Marcal; Aouar, Mendes, Cornet, Reine-Adelaide; Depay, Dembele

REKOR RAPAT
26/02/2020, Liga Champions, Lyon 1-0 Juventus
02/11/2016, Liga Champions, Juventus 1-1 Lyon
18/10/2016, Liga Champions, Lyon 0-1 Juventus
10/4/2014, Liga Europa, Juventus 2-1 Lyon
03/04/2014, Liga Europa, Lyon 0-1 Juventus

More From: Indonesia Inside